fbpx

Sheilova..

Terimakasih ya sudah berkenan meluangkan waktu untuk mampir disini, kami sangat senang dengan kehadiranmu 🥰

Sheilova, kami bahagia banget bisa menemani hijrah mu ± 5 tahun ini. Tentunya, proses dan perjalanan hijrah gak selalu mulus. Kadang ada suka, duka, perjuangan, pengorbanan bahkan airmata. Pada kesempatan ini Sheika ingin berbagi cerita “Proses dan Perjalanan Hijrah Sheilova” yang semoga nantinya bisa menginspirasi muslimah lainnya 🤗

Dari itu, kami akan dengan sangat senang hati jika Sheilova mau berbagi cerita proses dari awal tidak bergamis sampai akhirnya yakin untuk istiqomah memakai gamis atau mungkin sudah bergamis kemudian dihadapkan pada tantangan agar tetap bisa Istiqomah bergamis. Sheilova bisa ceritakan apapun hal yang berkesan dalam proses dan perjalanan hijrahnya 😍

Sebagai contoh, kita mulai dari Founder Sheika, yakni Gita Rismawati..

Hai aku Gita, aku mau cerita proses & perjalanan hijrahku..

Aku mulai berkerudung saat SMA tapi ya gitu, masih buka tutup.
Baru berkerudung full itu menjelang tingkat akhir kuliah. Itupun masih pake yang pendek-pendek kaya scarf atau pashmina yang dibelit sama-sini biar hits. Jadinya cuma nutup kepala aja, gak sampe menutup dada.
Selain itu, masih pake celana pants dan jeans pensil yang kebayang lah ya gitu 🙈

2012 aku menikah, bisa dibilang menikah muda, beberapa saat setelah lulus. Dan beberapa saat setelah menikah, aku dan suami mendapat ujian yang cukup menguras fikiran dan air mata.
Sampai tiba di satu waktu yang menjadi titik balik kehidupan kami.
Saat dimana aku dan suamiku dalam keadaan ‘down’ dan bisa dibilang sangat terpuruk.

Untuk kesekian kalinya usaha yang kami jalani merugi. Tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun selama kami kerja sambil kuliah pun habis 😭
Kami simpan ‘masa kelam’ itu berdua, karena kami sepakat itu adalah konsekuensi pilihan yang kami ambil.
Dari itu apapun harus dijalani berdua.

Sampai pada suatu keadaan kami mulai hampir menyerah, tidak tahu arah.
Sampai kami tersadar, kami tidak bisa bergantung pada siapa2 selain Alloh.
Ini saatnya ‘kembali’. Kami harus banyak memperbaiki diri, agar Alloh menolong kami.

Selain atas kemurahan dan kasih sayangNya, kami tidak tahu pasti ikhtiar mana yang membawa kami pada kebangkitan.
Saat itu kami memutuskan untuk lebih mendekat padaNya dan masyaAlloh ‘pintu-pintu’ seakan terbuka 🥺

Bersamaan dengan niat untuk hijrah, aku ketemu buku ‘Yuk Berhijab’ karya Ustadz Felix Siauw. Buku itu kemudian jadi wasilah buatku untuk membulatkan tekad berhijrah.

Aku mulai dengan mengubah penampilanku dengan niat menutup aurat lebih baik dan berusaha mengikuti syariat dengan mulai bergamis dan berkerudung yang menutup dada. Walau sebetulnya sampai sekarang belum sempurna sesuai syariat.
InsyaAlloh terus berproses 😇

Di awal memutuskan hijrah pun sebetulnya aku benar-benar belum mempersiapkan apa-apa. Sampe bingung sendiri saat buka lemari kalau mau berangkat kerja atau keluar. Karena aku belum punya pakaian yang sesuai 😥
Pakaian yang layak untuk hijrahku saat itu cuma 2. Rok yang pernah aku pakai saat foto prewed dan gamis yang biasanya aku pakai ke undangan dan semacamnya.
Terlebih lagi, saat itu kondisi ekonomi kami yang sangat terbatas. Mana tega aku minta uang sama suami buat beli dress.

Ya, saat itu kami lagi down-down nya, yang jangankan untuk beli pakaian, apalagi pakaian syar’i dulu rata-rata setengah jutaan harganya, makan aja 1 bungkus TO untuk berdua dengan lauk bala-bala 😁
Ya udah, bismillah.. Pokoknya cuci kering pakai 😅
Beruntung kalau pas lagi nginep di rumah mama, bisa pinjem gamis atau kerudung mama atau adik-adikku jadi gak itu-itu mulu 🤭

Selain itu, kemana-mana memang awalnya terasa ribet, karena harus motoran bebek pakai rok.
Mau nyetir sendiri, mau dibonceng sama ribetnya 😅
Tapi ternyata itu hanya perasaan dan terjadi di awal saja.
Seiring berjalannya waktu, semua terasa biasa, gak ada perasaan ribet dan kagok lagi
Mulai nyaman.

Dan Alhamdulillah sekalipun perjalanan hijrahku gak mulus, terkadang ada ujian untuk tetap Istiqomah, aku nikmati semua itu sebagai proses pembelajaranku ❤️

Nah itu dia ceritanya teh Gita. Sekarang, gimana dengan proses dan perjalanan hijrahmu Sheilova?

Kamu bisa ceritakan setiap momen berkesan yang membuat kamu sulit untuk melupakan hal tersebut, Sheilova.

– Kapan kamu mulai mantap bergamis?

–  Apa alasan kamu hijrah memakai gamis?

– Apa saja tantangan selama proses dan perjalanannya, tantangan untuk mempertahankan atau istiqomah bergamis?

– Bisa juga ceritakan hikmah yang kamu dapatkan saat kamu berhijrah.

Semoga setiap cerita yang dibagikan nantinya bisa menjadi inspirasi untuk muslimah di mana pun yang belum yakin bergamis atau bahkan belum berhijab. Dan insyaAlloh semoga bisa menjadi amal jariyah kita ya Sheilova.. Aamiin yaa Rabbalalamiin..

Jangan berlama-lama, yuk klik link di bawah ini dan mulai bercerita “Proses dan Perjalanan HijrahKu” di kolom yang sudah kami sediakan. Kamu bisa bercerita sepuasnya, Sheilova.

Siapa tau ceritamu menjadi inspirasi untuk muslimah lainnya yang hendak dan sedang berhijrah lho… 
Yuk Berbagi Inspirasi!